Aksi Bela Palestina

Author :

Monas penuh lautan manusia pada hari Ahad 5 November 2023. Diperkirakan lebih satu juta manusia berkumpul. Mereka mendengarkan orasi dari para ulama, tokoh masyarakat dan juga aktivis kemanusiaan. Mereka juga menyerukan agar Palestina segera merdeka. Israel berhenti menjajah Palestina. Tentu juga disertai doa bersama. 

Tampak para tokoh politik dan pemerintahan. Ada Ketua DPR Puan Maharani, juga calon Presiden  Anies Baswedan. Palestina telah menyatukan mereka yang berbeda pilihan politik. Isyu kemanusiaan menjadi perekat dan penyatunya. Kekejaman Israel di Gaza yang membunuh ribuan warga sipil dan anak-anak telah meluluhkan hati nurani manusia. Muncul ungkapan, cukup jadi manusia yang waras akan mengutuk perilaku Israel yang ganas.

Aksi mengutuk Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina tidak hanya terjadi di negara mayoritas penduduk beragama Islam. Bahkan juga terjadi di Eropa dan Amerika. Di Inggris diperkirakan lebih 300 ribu massa melakukan demonstrasi. Juga di Spanyol dan lainnya. Bahkan di stadion sepakbola bendera Palestina berkibar di seluruh tribun penonton. Kebiadaban Israel telah membuat gusar mereka.

Apa yang bisa dilakukan untuk membela Palestina? Dapat dibagi atas 3 kategori yaitu pribadi, kelompok dan negara. Secara pribadi setiap kita dapat mendo'akan penduduk Gaza yang jadi korban agar diberi keselamatan oleh Allah. Juga diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kekejaman Israel. Juga mari doakan agar Allah menguatkan para mujahidin yang membela diri melawan serangan udara dan darat dari tentara Israel.

Mari doakan agar Allah memberi kekuatan kepada Hamas khususnya pasukan brigade Al Qassam sehingga dapat mengalahkan Israel Defence Force di medan pertempuran. Meski  jumlah yang terbatas melawan pasukan Israel yang banyak sekali dengan persenjataan lengkap dan canggih. Kuncinya ada pada pertolongan Allah dengan jalan kesabaran.

Selain berdo'a juga dapat berdonasi sesuai kemampuan. Sekarang ini banyak sekali lembaga keagamaan dan kemanusiaan yang menggalang dana kemanusiaan untuk Gaza. Ada Baznas, PMI dan lembaga lainnya. Dana yang terkumpul akan dibelikan makanan dan obat-obatan untuk dikirimkan ke Gaza. Tentu saja harus hati-hati dalam menyalurkan dana. Jangan sampai menjadi modus penipuan berkedok kemanusiaan.

Secara pribadi atau individu kita juga bisa membantu dengan menyebarkan informasi yang benar tentang Palestina di media sosial masing-masing. Sekarang ini media mainstream dunia dikuasai oleh zionis Israel dan para antek-anteknya seperti Amerika Serikat. Opini dibangun bahwa Palestina adalah teroris yang mengganggu Israel. Padahal kenyataannya Israel yang menjajah Palestina. Bangsa Palestina melakukan perlawanan untuk merebut kembali kemerdekaannya.

Selanjutnya secara kelompok kita juga bisa membantu dengan melakukan kampanye dan penggalangan dana untuk Palestina. Kelompok jamaah masjid silakan galang  dana. Komunitas ikatan alumni sekolah atau perguruan tinggi, komunitas profesi dan sebagainya. Bisa juga perusahaan, sekolah dan perguruan tinggi melakukan penggalangan dana ke siswa, mahasiswa, orang tua, guru dan karyawan. Bisa juga doa bersama dan acara lainnya. 

Sekolah Islam Athirah bekerja sama dengan Baznas Provinsi Sulsel telah melakukan penggalangan dana. Sementara terkumpul lebih dari 60 juta dalam waktu sepekan. Masih terus berlanjut. Rencananya pada hari Jumat 10 November 2023 akan diadakan do'a bersama seluruh sivitas sekolah. Juga pawai bela Palestina melibatkan siswa SD sampai SMA serta orasi, puisi dan aksi lainnya untuk membela Palestina.

Akhirnya kategori ketiga yaitu aksi dari negara. Apresiasi kepada Pemerintah RI melalui Menlu Retno Marsudi yang pidatonya di Dewan Keamanan PBB menunjukkan pemihakan yang jelas dan tegas kepada kemerdekaan Palestina. Juga pengiriman bantuan obat-obatan atas nama Indonesia. Juga apresiasi kepada negara-negara lainnya yang telah mengutuk kekejaman Israel. 

Masyarakat dunia khususnya umat Islam menantikan aksi yang lebih keras dan tegas dari Pemerintah khususnya negara Arab di Timur Tengah. Jika Israel terus melampaui batas, apakah militer dari negara-negara Arab akan bersatu menyerang Israel? Kita tunggu saja.

Previous PostMenanti Peran Pemuda
Next PostHikmah Idul Qurban
ARSIP MESSAGE OF THE DIRECTOR