Kegiatan

on 22 Oktober 2021
  • Kegiatan
  • SMP Boarding School Bone

Sekolah Islam Athirah Bone patut berbangga karena tahun ini akan mengirimkan dua wakilnya ke pentas nasional dalam ajang KSN 2021. Salah satu siswa yang akan mewakili provinsi Sulawesi Selatan untuk memperebutkan medali di  ajang tahunan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi tersebut adalah Abdillah Sabil.

Cowok yang akrab disapa Abdi tersebut turun di mapel matematika bersama rekannya Muhammad Ibrahim yang masih duduk di kelas VIII. Laki-laki kelahiran Karangan, Enrekang pada 20 Maret 2007 tersebut akan kembali berjuang, tetapi dengan target medali setelah menyisihkan ratusan siswa dari seluruh kabupaten di seleksi tingkat provinsi.

Siswa yang saat ini duduk di bangku kelas IX SMP Islam Athirah Bone tersebut mengaku bangga dan sangat antusias menghadapi ajang final kompetisi sains bergengsi tingkat nasional tersebut. Dirinya mengaku sangat bersyukur bisa mendapat dukungan penuh dari sekolah dan orang tua sehingga bisa lolos ke nasional.

“ Bangga pastinya. Insha Allah siap selalu untuk hadapi nasional. Alhamdulillah karena  didukung penuh oleh sekolah dan orang tua sampai bisa ke nasional,” Ujar siswa yang bercita-cita menjadi guru besar di bidang matematika tersebut.

Saat ditanya persiapan apa yang akan dilakukan menghadapi babak akhir ini, Cowok yang hobi membaca novel dan bermain basket tersebut mengaku tetap seperti biasa dengan disiplin mengikuti karantina di bawah bimbingan dari Tim Olimpiade Athirah dan pembimbingnya di Bone.

“Insha Allah tetap disiplin ikut pembimbingan sama Kak Oky (di TOSA) dan Bu Fitri sama Pak Tafa juga. Kan karantina, jadi tinggal ditambah fokusnya,” Ungkap hafidz yang sudah menyelesaikan hampir dua juz hafalan alqurannya tersebut.

Saat ditanya mengenai peluangnya, putra pasangan Kadir dan Rukmawanti tersebut optimis bisa meraih medali, bahkan bila dipersentasekan, sekitar 70% peluangnya bisa bersaing dengan siswa-siswa di seantero negeri untuk meraih medali.

“Kalau ditanya peluang, insha allah tetap optimis. Yaa sekitar 70% lah. Apalagi lawannya kan dari jawa, sumatera, dan se Indonesia,” harap penerima beasiswa Yayasan Pendidikan Kalla tersebut. Nurholis_Tim Athirah Web (ig @nurholismuh)