Kegiatan

on 21 Juni 2022
  • Kegiatan
  • SMP Bukit Baruga
.
Senin, 20 Juni 2022 puluhan siswa Kelas VII SMP Islam Athirah Baruga bersama guru karyawan sebagai pendamping melakukan studi lapangan atau fieldtrip sains terintegrasi dengan mata pelajaran bahasa Indonesia dan informatika. Pelaksanaan fieltrip ini serangkai dengan agenda projek profil pelajar Pancasila. Setelah siswa mengadakan observasi di lapangan, mereka kemudian menyiapkan presentasi baik berupa ppt, video, vlog, maupun mind mapping.

Kegiatan fieldtrip sains ini terlaksana selama satu hari. Pukul 08.30 siswa bersama guru karyawan berangkat dengan mengendarai tiga bus. Selama dua jam perjalanan tiba di lokasi. Siswa dikelompokkan menjadi delapan kelompok, empat kelompok putra dan empat kelompok putri dan mereka didampingi oleh guide dan guru.

Adapun aktivitas siswa selama di lokasi dengan beberapa kegiatan yaitu mengamati:
1. Solar Panel
2. Solar Cooker
3. Daur Ulang Kertas
4. Pembuatan Kompos
5. Destilasi Air Laut
6. Pembangkit Listrik Tenaga Angin (Kincir)
7. Hutan Mangrove
8. Penyaring Limbah
1. Solar Panel, merupakan pemanfaatan teknologi terbarukan dengan memanfaatkan panas matahari yang melimpah di pantai untuk menghasilkan listrik.
2. Solar Cooker, berupa pemanfaatan cahaya matahari dan udara panas untuk memasak makanan tanpa menggunakan kompor
3. Daur Ulang Kertas, bertujuan untuk mengumpulkan limbah limbah kertas, koran, yang sudah tidak terpakai agar dapat digunakan kembali untuk berbagai kebutuhan.
4. Pembuatan Kompos, mengelola sampah organik dan sampah sisa dapur dibuat menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan untuk lahan kebun dan pertanian.
5. Destilasi Air Laut, alat yang digunakan untuk mengubah air laut menjadi air tawar yang siap diminum.
6. Pembangkit Listrik Tenaga Angin (Kincir), pemanfaatkan angin di pantai untuk menghasilkan listrik.
7. Hutan Mangrove, merupakan tempat pembibitan pohon Mangrove yang salah satu fungsinya sebagai penahan abrasi pantai.
8. Penyaring Limbah Organik, berupa bak pembuangan limbah makanan yang berasal dari restoran yang menghasilkan pupuk organik. Sebagian digunakan sebagai pupuk tanaman dan disekitar bak ini terdapat tanaman eceng gondok yang bertujuan menyaring limbah sehingga dihasilkan air bersih untuk dialirkan ke empang sekitarnya