
Tingkatkan Literasi dan Numerasi Siswa SMP Islam Athirah Makassar pada ANBK 2024
Makassar.
SMP Islam Athirah Makassar laksanakan ANBK selama dua hari,Rabu-Kamis (11-12/09/2024)
di Menara Athirah lantai 6 Sekolah Islam Athirah Jl. Kajaolalido Makassar.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 siswa perwakilan kelas 8.
Menurut Koordinator kelas
8, Arny Afriana,S.Si,S.Pd.,Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) ini merupakan
sebuah program penilaian yang bertujuan untuk mengukur mutu sistem pendidikan
di seluruh Indonesia. Meskipun seringkali dianggap sebagai ujian yang
menegangkan, ANBK sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi siswa.
“ANBK memiliki banyak
manfaat di antaranya,ANBK dapat membantu siswa untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan mereka dalam berbagai bidang, seperti literasi membaca, numerasi, dan
kemampuan berpikir kritis. Selanjutnya hasil ANBK dapat menunjukkan di mana siswa
perlu meningkatkan kemampuannya. Dengan demikian, siswa dapat lebih fokus pada area
yang membutuhkan perbaikan,” tukasnya
“Melalui ANBK guru dan
siswa dapat memahami profil kemampuan diri, dan ini akan sangat membantu siswa
dalam memilih jurusan atau karir yang sesuai dengan minat dan bakatnya,”
tambahnya
Guru yang mengawas pada ANBK
tahun ini adalah guru mengawas silang tingkat kota Makassar. Berbeda dengan
tahun lalu yang pengawasannya tingkat kecamatan.
Menurut salah satu pengawas yang mengawas ANBK di SMP
Islam Athirah, Tamrin R.,S.Pd., dari SMP Muhammadiyah 5 Makassar menyampaikan
syukur Alhamdulillah karena pengawasan ANBK tahun ini dilaksanakan di tingkat
kota Makassar. Ini menambah wawasan kami dan pengalaman kami selaku guru dengan
beradaptasi dengan sekolah, siswa, lingkungan dan guru-guru tempat kami
mengawas.
“Mengawas di SMP Islam
Athirah adalah yang pertama kali. Selama saya mengawasi anak Athirah ini, perasaan
saya sangat nyaman dan tenang melihat mereka mengerjakan soal-soal ANBK.
Suasana ruangan ujian yang begitu nyaman dan keakraban guru-guru menyambut saya
sebagai pengawas membuat saya merasakan suasana kekeluargaan walau baru pertama
kali bertemu dengan guru-guru Athirah,” tuturnya
“Para siswa pun yang
mengikuti ujian ini sangat tertib dan sopan dalam mengerjakan soal-soal ANBK.
Semoga tahun depan saya masih bertemu dengan para siswa Athirah dan
guru-gurunya,” ujar Thamrin menutup wawancara
Para siswa yang mengikuti
ANBK adalah pengalaman kedua setelah mereka mendapatkan di Sekolah Dasar.
Walaupun sebagian juga baru mendapatkannya di SMP. Salsabila Chaerunnisa dari
kelas 8 Al-Jauhary menyampaikan pendapatnya
bahwa dengan ANBK ini dapat membantu mengetahui sejauh mana pencapaian
pembelajaran siswa serta memperbaiki kualitas belajar dan
mengajar di SMP Islam Athirah.
Muhammad Ari Al-Azhari
dari kelas 8 Ki Hajar Dewantara juga menyampaikan pendapatnya bahwa ANBK ini
sangat penting untuk meningkatkan literasi, karena rata-rata sekarang siswa kurang
literasi karena selalu menggunakan handphone
dan kurang membaca.
Dari kelas 8 AL-Zahrawi Dewa
Rezky Ishak juga menyampaikan pendapatnya bahwa ANBK adalah ujian yang diperuntukan
untuk kelas 8 ini, bertujuan mengukur akreditasi sekolah dan mengukur kemampuan
siswa dalam aspek wawasan siswa-siswi Athirah.
“Soal-soal yang diujikan
selama dua hari ini yaitu tentang literasi dan numerasi, menurut saya tingkat
kesulitan soal sedang-sedang antara sulit dan mudah. Karena saya perlu waktu untuk
menganalisa contoh soal-soal secara teliti dan seksama,” ujarnya
“Harapan saya dengan
ujian ANBK ini dapat menjadi tolak ukur siswa dalam hal numerasi dan literasi
para pelajar di Indonesia,” tambahnya
Laporan : Hasniwati Ajis.