image

Hadirkan Pemateri Pakar Lingkungan dari UNM pada Seminar Projek Pertama P5 SMP Islam Athirah Makassar

Bertempat di ruang mini teater Menara Athirah lantai 2, kegiatan seminar P5 kelas 7 SMP Islam Athirah berlangsung lancar dan cukup seru.  Acara yang digelar pada tanggal 2 Agustus 2023 ini menghadirkan seorang pakar lingkungan dari Universitas Negeri Makassar yaitu Ibu Dr. Salma Samputri. Dalam paparan materinya Salma mengupas tuntas pentingnya tumbuhan dari mulai skala kecil sampai dengan skala besar. Tidak hanya itu, pada seminar ini pun ditayangkan serta diperagakan miniatur dari  ekosistem mangrove serta teknik budidaya tanaman secara modern.

Dihadirin oleh sekitar 70 orang lebih siswa, acara seminar ini diwarnai dengan beragam tanya jawab baik dari pemateri maupun dari siswa. Beberapa siswa diberi kesempatan untuk menceritakan pengalamannya dalam merawat tanaman di rumahnya masing-masing. Beberapa siswa lainnya mengaku bahwa tidak memiliki pengalaman dalam merawat tanaman.

“Saya senang karena ini pengalaman pertama saya mengikuti seminar, apalagi saya mendapat kesempatan membawakan acara.” tutur salah satu siswa bernama Aatifa

Seminar yang digelar ini merupakan sepenggal kegiatan dari rangkaian projek pertama P5, di mana ada tiga projek besar di dalamnya, yakni projek sekolah, projek kelas, dan projek kelompok. Projek sekolah nantinya akan diintegrasikan dengan kegiatan Field Trip Science yaitu dengan menanam mangrove di PPLH Puntondo. Kemudian projek kelas yaitu merawat dan melakukan roling tanaman di depan kelas, serta projek kelompok yang terdiri dari pilihan projek di antaranya hidroponik, kultur jaringan, serta rekayasa tanaman pangan dan tanaman hias.

Resmi CHalik, S.Pd selaku ketua tim projek menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan peduli terhadap tumbuhan.

“Saya berharap dengan adanya seminar ini, siswa dapat mengaplikasikan pengetauan yang didapat seperti merawat tanaman dan melakukan teknik budidaya beragam tanaman pangan dan tanaman hias.” jelasnya

Adapun pendapat dari seorang pendamping projek yaitu Arni Afriana, S.Pd., mengatakan bahwa melalui seminar ini wawasan yang didapat siswa dapat dijadikan sebagai modal untuk memulai projek.

“Ke depannya mereka bisa belajar menentukan tema projek kelompoknya, membuat proposal, serta membuat timeline.” ujarnya mengakhiri sesi wawancara

 

Laporan : Rini Budiarti (TIM WEB SMP Islam Athirah Makassar)

Previous PostGelar Welcoming Day 2023, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Ajak Orang Tua Ikut Berperan Penting Dalam Perkembangan Karakter Anak
Next PostSambut Tahun Ajaran Baru, Guru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikut Pelatihan