image

Cegah perundungan, SMP Islam Athirah Makassar Gelar Nobar Film Pendidikan Karakter “Cyberbullying” di Cinepolis Mall Phinisi Point Makassar

Makassar. SMP Islam Athirah Makassar Gelar Nonton Bareng (Nobar) Film Pendidikan Karakter yang bertajuk “Cyberbullying” di Cinepolis Mall Phinisi Point Makassar, Rabu (20/08/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas7,8, dan 9 sebagai bagian dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan outing class bagi siswa SMP Islam Athirah Makassar.

Film “Cyberbullying” menyoroti fenomena sosial dan isu-isu penting seputar perundungan di dunia maya yang marak terjadi di kalangan remaja saat ini. Film ini menyampaikan pesan sosial yang kuat dan relevan dengan kondisi ruang digital masa kini yang masih diwarnai dengan perundungan.

Melalui alur cerita yang kuat dan emosional, penonton diajak memahami dampak serius dan bahaya dari tindakan perundungan digital serta pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial. Pesan moral yang ditonjolkan mengenai bahaya perundungan begitu kuat yang ditampilkan oleh para pemain.

Menurut wakil kepala sekolah bagian kesiswaan SMP Islam Athirah Makassar, Musawwir Mus,L.c., menyampaikan bahwa Nobar film Cyberbullying adalah upaya sekolah untuk mengedukasi siswa meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bullying dalam dunia maya serta dampak yang ditimbulkannya.

Banyak harapan lewat nobar ini bahwa film yang disuguhkan kepada para siswa, dapat membantu mereka memahami dampak negatif dari cyberbullying dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya berinteraksi online dengan cara yang sehat.

“Semoga setelah menonton film cyberbullying ini, siswa dapat menumbuhkan rasa hormat dan empati terhadap orang lain serta bijak dalam bermedia sosial. Di samping itu, kami juga berharap siswa dapat menciptakan lingkungan yang aman dan saling respek satu sama lain dan bebas dari bullying. Serta siswa Athirah tumbuh menjadi generasi digital yang cerdas dan berkarakter” tukasnya

Senada dengan itu, Fajaruddin,S.Pd., sebagai guru BK juga menyampaikan bahwa film ini dapat membantu pelajar mengenali gejala dan tanda-tanda cyberbullying sehingga mereka dapat lebih siap untuk menghadapi situasi tersebut. Selain itu juga dapat memberi contoh nyata tentang bagaimana cyberbullying dapat mempengaruhi kehidupan seseorang, sehingga siswa dapat belajar dari pengalaman orang lain.

“Dengan kegiatan nobar film cyberbullying ini, siswa akan mendapatkan insight atau pelajaran dampak dari melakukan cyberbullying. Juga memberikan pendidikan karakter kepada para siswa sehingga menjaga teman-temannya agar tidak terprovokasi melakukan cyberbullying,” ungkapnya

Aisyah Noor Fardhani Sitepu siswa kelas 7 Mohammad Hatta menyampaikan bahwa film cyberbullying merupakan film yang sangat edukasional. Film ini memperlihatkan seberapa besar dampak cyberbullying ke korban, keluarga, dan sekolah asal korban.

“Di dunia nyata, kebanyakan orang melakukan berbagai jenis bullying karena rasa iri, sama seperti pelaku di film cyberbullying. Film ini pun dapat membantu pelajar memahami pentingnya beretika online dan bagaimana menggunakan teknologi dengan cara yang sehat dan bertanggung jawab,” ujarnya

Sementara itu, Zahra Dodi sebagai wakil ketua OSIS SMP Islam Athirah juga menyampaikan harapannya melalui nobar film cyberbullying untuk lebih berhati-hati lagi saat bermain media sosial dan teman-teman dapat menjadi pengguna internet yang bijak dengan menyaring informasi dari media sosial.

 “Semoga teman-teman dapat saling menghormati satu sama lain, selalu mengingatkan sipakatau dan sipakainga agar tidak terjadi pembulliyan di sekolah maupun di luar sekolah,” tutur Zahra menutup wawancara

 

Laporan : Hasniwati Ajis


Sekolah Islam Athirah merupakan salah satu Sekolah Islam terbaik di Makassar. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website www.sekolahathirah.sch.id atau hubungi Center of Information Officer (CIO) pada nomor 0823-1111-1700

Previous PostSD Islam Athirah Racing Centre Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Upacara dan Aneka Lomba
Next PostSD Islam Athirah Kolaborasi Bersama Orang Tua Kelas Takhasus untuk Capai Jaminan Mutu