image

Filosofi Lari Lintas Juang yang Awali Pelantikan Pengurus OSIS dan MPK di SMP-SMA Islam Athirah Bone

Pelantikan pengurus OSIS dan MPK SMP-SMA Islam Athirah Bone telah dilaksanakan  hampir sepekan yang lalu. Namun, ada yang masih tanya yang terlintas di benak penulis tatkala melihat kegiatan Lari Lintas Juang yang dikenal dengan istilah Lalinju senantiasa mengiringi rangkaian acara pelantikan pengurus OSIS dan MPK SMP-SMA Islam Athirah Bone. 


Para pengurus OSIS dan MPK sebelum dilantik dalam sebuah upacara bendera, mereka akan berlari di mulai pada titik tempat tertentu ke sekolah. Jarak tempuhnya pun beragam yang pelaksanaannya hingga 7 kilometer. Yang terbaru pengurus OSIS dan MPK mengawali pelantikannya dengan berlari dari lingkungan Toro menuju ke Panyula yang jaraknya sekitar 5 km. 

Menurut keterangan Nuraeni, S.Pd.,Gr yang saat ini menjabat sebagai Kepala SMP Islam Athirah Bone, Lalinju telah dilaksanakan sejak kepengurusan OSIS awal dibentuk di masa sekolah berdiri satu dekade silam.  Salah satu guru yang telah mengajar sejak Athirah Bone berdiri tersebut  mengungkapkan bahwa Lalinju merupakan representasi daya juang pengurus, meski sebenarnya perjuangan menjadi pengurus OSIS sangat jauh lebih besar, tapi kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kecil bahwa pengurus OSIS dan MPK  sanggup berjuang.

“Iya, ini semacam representasi perjuangan mereka. Meski sebenarnya perjuangan menjadi pengurus OSIS sangat jauh lebih besar, tapi lalinju diharapkan menjadi contoh kecil bahwa mereka sanggup berjuang,” Ungkap perempuan asal Bumi Panrita Lopi. 

Diwawancarai terpisah, Ketua OSIS 2012/2013 yang menamatkan pendidikannya di ITB Bandung menjelaskan bahwa filosofi Lalinju mengajarkan tentang kekompakan dalam perjuangan. Apalagi seorang leader yang harus memastikan seluruh anggotanya tetap aman sampai ke tujuan (sekolah) dan di perjalanan juga saling menyemangati sesama tim untuk berusaha sampai ke garis finish.

” Kalau yang saya tangkap waktu itu, filosofinya diajarkan tentang kekompakan dalam perjuangan. Apalagi seorang leader yang harus memastikan seluruh anggotanya tetap aman sampai ke tujuan (sekolah) dan di perjalanan juga saling menyemangati sesama tim untuk berusaha sampai ke garis finish,” Urai alumni yang kini berkarir di bidang Startup development tersebut.

Mengamini pendapat keduanya, Rezki Angraeni, S.Pd. Selaku Wakasek Kesiswaan SMP Islam Athirah Bone menambahkan bahwa lalinju merupakan perwujudan semangat pengurus OSIS dan MPK untuk mengemban amanah baru sebagai pemimpin di organisasi, dan kegiatan ini masih sangat relevan digelar hingga saat ini.

“kalo saya ini Lalinju kayak perwujudan semangatnya anak-anak untuk mengemban amanah baru sebagai pengurus OSIS. Hingga saat ini menurut saya masih relevan sih,” Tambah pimpinan yang tidak lama lagi akan menuntaskan pendidikan pascasarjananya ini.  Nurholis_Tim Athirah Web (Ig @nurholismuh)


Previous PostGalakkan Literasi Baca, SMP Islam Athirah Bone Uji Pemahaman Buku Fiksi Siswa
Next PostSekolah Islam Athirah Resmikan Kampung Binaan